SURAKARTA – Suasana Ruang Rapat Sekretariat DPRD Kota Surakarta terasa hangat dan penuh refleksi siang ini (7/8). Sebanyak 11 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan program studi mengikuti exit briefing sebagai penutup kegiatan magang mandiri selama satu bulan di lingkungan kerja Sekretariat DPRD Kota Surakarta.
Exit briefing ini bukan sekadar seremonial perpisahan, melainkan momentum untuk menyampaikan bekal penting sebelum para mahasiswa kembali ke dunia akademik. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris DPRD Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, memberikan pesan penuh makna yang menekankan pentingnya keseimbangan antara kemampuan teknis (hard skills) dan kemampuan non-teknis (soft skills).
“Seimbangkan kemampuan kalian antara hard skills dan soft skills, itu penting untuk bekal kalian keluar dari magang Setwan,” ujar Kinkin dengan tegas namun penuh kehangatan.
Lebih lanjut, Kinkin menjelaskan bahwa keberhasilan seseorang di dunia kerja tak hanya ditentukan oleh kecakapan teknis semata, melainkan juga oleh karakter dan cara berinteraksi dalam lingkungan sosial. Ia mengangkat contoh-contoh tokoh sukses yang bukan hanya ahli di bidangnya, tetapi juga memiliki empati tinggi, ketekunan, serta ketahanan dalam menghadapi tantangan.
“Kuatkan juga soft skills yaitu empati, ketekunan, tahan banting, dan bagaimana berinteraksi sosial dengan orang dan lingkungan. Itu semua akan menjadi bekal berharga bagi kalian dalam menjalani karier dan kehidupan,” tambahnya.
Selama satu bulan, para mahasiswa magang ditempatkan di berbagai bagian dalam Sekretariat DPRD, mulai dari bagian Fasilitasi Penganggaran dan Pengawasan, Umum dan Keuangan, hingga Bagian Persidangan dan Perundang-undangan.
Mereka tidak hanya dilatih dalam aspek administrasi pemerintahan, tetapi juga dilibatkan dalam dinamika kerja nyata, mulai dari mendampingi kegiatan rapat hingga penyusunan laporan dan dokumentasi.
Yang menarik, program magang mandiri kali ini mencatat rekor sebagai penempatan mahasiswa terbanyak dari BKPSDM Kota Surakarta untuk bulan Agustus 2025. Ini menjadi bukti bahwa Sekretariat DPRD tidak hanya terbuka terhadap dunia pendidikan, tetapi juga aktif menjadi laboratorium pembelajaran bagi generasi muda.
Para mahasiswa pun mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya. Bagi mereka, pengalaman magang ini tidak hanya memperkaya pemahaman tentang kerja birokrasi pemerintahan, tetapi juga membuka wawasan baru mengenai profesionalitas, tanggung jawab, serta pentingnya kolaborasi.
Exit briefing ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan kenang-kenangan. Meskipun kegiatan magang telah usai, semangat dan nilai-nilai yang ditanamkan selama satu bulan akan terus mereka bawa dalam perjalanan akademik dan profesional ke depan.
RTPRS/Arf



