Apel Pagi Setwan Kota Surakarta: Sekretaris DPRD Tekankan Kesiapan Hadapi Tantangan Anggaran dan Kondisi Darurat

SURAKARTA — Sekretaris DPRD Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim, memimpin apel pagi dan menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada seluruh jajaran Sekretariat DPRD Kota Surakarta terkait kondisi fiskal daerah, kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat, serta persiapan agenda kerja yang akan datang, Senin Pagi (22/6).

Dalam arahannya, Kinkin menjelaskan bahwa saat ini terdapat perubahan tren dalam pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kota Surakarta. Jika pada masa sebelumnya peningkatan inflasi sering diikuti dengan kenaikan anggaran, kondisi saat ini berbeda. Hal ini sesuai prediksi yang telah dilakukan oleh Wali Kota Surakarta serta adanya faktor berkurangnya Dana Alokasi Umum (DAU), yang berdampak pada menurunnya kapasitas anggaran daerah.

“Pos anggaran secara umum akan mengalami penurunan, kecuali untuk kegiatan-kegiatan prioritas yang menjadi program unggulan Wali Kota. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkan diri dan menyesuaikan pengelolaan keuangan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kinkin mengingatkan bahwa berbagai kondisi eksternal juga perlu diantisipasi secara matang. Salah satunya adalah potensi gangguan layanan akibat pemadaman listrik yang dapat memengaruhi operasional perangkat daerah ketika sumber daya energi tidak tersedia sementara waktu.

Selain itu, kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga menjadi perhatian karena akan berpengaruh terhadap perhitungan biaya perjalanan dinas yang menggunakan moda transportasi. Untuk itu, seluruh jajaran diminta menyikapi kondisi tersebut dengan cermat dan melakukan penyesuaian yang diperlukan.

Pada kesempatan tersebut, Kinkin juga menyoroti situasi sosial yang mulai menghangat, termasuk adanya demonstrasi yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis dengan sasaran kantor DPRD. Berkaca pada pengalaman tahun sebelumnya, ia meminta agar segera disusun dan diperkuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghadapi kondisi darurat.

“Kita perlu memiliki kesiapan yang lebih baik. Misalnya, kendaraan dinas dapat segera dipindahkan ke lokasi yang aman tanpa harus menunggu instruksi, begitu pula kendaraan pribadi agar selalu diingatkan. Kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi ketika ada aksi demonstrasi,” tegasnya.

Ia juga meminta agar seluruh aset dan peralatan kantor ditata sedemikian rupa sehingga mudah dipindahkan apabila diperlukan sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi yang tidak diinginkan.

Terkait aspek keselamatan kerja, Kinkin menginstruksikan agar seluruh alat pemadam api ringan (APAR) dilakukan pengecekan secara berkala serta dilakukan penambahan jumlah apabila diperlukan. Selain itu, seluruh pegawai diharapkan memahami cara penggunaan APAR melalui kegiatan simulasi dan demonstrasi yang dijadwalkan secara rutin.

Mengakhiri arahannya, Kinkin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai atas kinerja dan dedikasi yang telah diberikan selama ini. Ia juga mengingatkan bahwa dalam beberapa bulan ke depan akan terdapat sejumlah agenda penting, antara lain pembahasan Perubahan APBD (P-APBD), KUA, KUPA, serta berbagai dokumen pendukung seperti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK dan prognosis keuangan daerah segera disiapkan.

“Terima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh jajaran. Agenda ke depan cukup padat, sehingga seluruh persiapan harus dilakukan dengan baik agar pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar dan optimal,” pungkasnya.

Arifin Rochman

Posted in Berita

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*