SURAKARTA – Sekretariat DPRD Kota Surakarta kembali menggelar apel pagi pada Senin (14/9). Dalam apel tersebut, jajaran pegawai diingatkan untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menyelesaikan administrasi, mencermati pelaksanaan kegiatan, serta memastikan kesiapan gedung yang saat ini memasuki tahap akhir penyelesaian.
Dalam arahannya, disampaikan bahwa setiap kuesioner maupun kebutuhan administrasi yang diterima agar segera ditindaklanjuti dan tidak ditunda. Meskipun terlihat sederhana, administrasi dinilai memiliki peran penting karena menjadi bagian dari dokumentasi sekaligus citra organisasi.
“Kalau ada kuesioner segera diisi dan jangan sampai terlambat. Terkait administrasi, itu tabungan kita. Sepele, sederhana, ternyata penting. Menyangkut citra organisasi, isi sebagus mungkin dan diisi secepat mungkin,” pesannya.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk mengikuti setiap proses dan kebutuhan administrasi dengan baik. Menurutnya, berbagai kewajiban tersebut perlu dijalankan secara konsisten agar organisasi dapat terus bergerak mengikuti dinamika yang ada.
“Kita ikuti saja, ibarat berselancar di lepas pantai,” lanjutnya.
Memasuki September minggu kedua, seluruh bagian juga diminta kembali mencermati agenda dan kegiatan yang telah direncanakan. Kegiatan yang memungkinkan untuk segera dilaksanakan agar tidak ditunda sehingga pelaksanaan program tetap berjalan sesuai rencana.
“Kita sudah menginjak bulan September minggu kedua, tolong sekali lagi dicermati kegiatan-kegiatan kita. Yang bisa dilaksanakan, dilaksanakan,” tegasnya.
Selain itu, perhatian juga diberikan terhadap proses penyelesaian gedung Sekretariat DPRD Kota Surakarta yang saat ini semakin mendekati tahap akhir. Pegawai diminta memanfaatkan kesempatan selagi penyedia masih berada di lokasi untuk melakukan pengecekan secara menyeluruh.
Setiap bagian diharapkan dapat melihat kembali kondisi ruangan maupun fasilitas, termasuk apabila masih terdapat kekurangan atau pekerjaan yang belum sempurna. Hal tersebut penting dilakukan sebelum gedung diserahterimakan.
“Mumpung masih ada penyedia yang resik-resik, silakan masuk dan kira-kira yang kurang apa, yang tidak sempurna di mana. Kita akan melakukan rapat dengan tim. Jangan sampai setelah ditinggal masih ada kekurangan sehingga membebankan APBD,” ujarnya.
Pengecekan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan hasil pekerjaan benar-benar optimal sebelum proses serah terima. Terlebih, pembangunan gedung tersebut menggunakan anggaran dari APBN, sehingga setiap kekurangan yang masih dapat diperbaiki perlu segera disampaikan dan ditindaklanjuti selagi penyedia masih berada di lokasi.
Di akhir apel, Sekretariat DPRD Kota Surakarta juga mengumumkan pegawai berprestasi. Untuk periode Juli 2026, penghargaan Pegawai Berprestasi diberikan kepada Aike Wikanti Fitriani, sedangkan untuk periode Agustus 2026 diberikan kepada Indrawati Dhian Arum Mukti.
Pemberian penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kinerja dan kontribusi pegawai sekaligus diharapkan dapat mendorong semangat seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi.
Arifin Rochman


